puisi hari ini*

pelajaran bahasa indonesia hari ini emang beda dari yang kemaren-kemaren..
jelas.. kita jadi penyair dadakan hoi.
sungguh exite. halah~

karenaaa… jengjengjeennggg..!!!!

kita buat puisii..!~ ^__^
puisi dadakan gitu deh.
yaah. mumpung gue lagi yuhuy ni.
lagi banyak kata-kata ampuh berkeliaran di tempurung kepala.
daripada gak kepake. terbang-terbang. ilang deh. ho?

buat puisi impromptu. gara-gara emang tema belajar kita hari ini puisi-puisian gitu deh.
hyaha*

rulesnya dibuat kayak game. kita dibagi tiap kelompok 4 orang.
hompimpah dulu buat nentuin urutannya.
terus dikasih tema yang katanya makin akhi urutannya makin kompleks temanya.
untung gue urutan kedua. tangan unyu yang hompimpah.~
HA..HA..HA *ketawa monster.
kelompok gue dapet tema ‘ persahabatan’.
ohno.
karena emang gue belom ahli dalam hal seperti itu.
==” agak awam.

(haaaa?)

teruss.. kita disuruh nulis kata-kata yang deskripsiin tema kita itu.
kita dikasih waktu giliran masing-masing buat nulisin ide kita tentang tema itu.
wew~
lanjut terakhir di-prosa-in deh. jadi puisi utuh ~ ^___^

udah 15 menitan kita nuang-nuang ide sampe luber
kekumpul banyak deh.
ck. emang dah ni. anak-anak mellow. ngiahahh.
meskipun ada yang sama-sama gitu kata-katanya..
kita dikasih waktu lagi buat eliminasi.
boleh ditambahin ato dikurangin.
sukasuka..~

10 menit kita menyulap kata-kata penuh makna kita tadi. jadi puisi.
mengandalkan kesunyian dan ke-mellow-an.. jadi deh puisi kitaa…~

kita kasih judul–>

Hadiah Terindah

sahabat

persahabatan, hadiah terindah

bersama merasakan rasa

senang ceria, penuh canda tawa, gurau penuh warna

selingan duka, penuh tangis kesedihan, pilu penuh luka

dia kontras

bersama memberi kasih sayang

 menyenangkan dengan sensasi keterkejutannya

masalah butuh pengertian, berkorban demi kejujuran

bersama menutupi perselisihan

problem selalu ada pertengkaran, marah

percintaan selalu ada kasih sayang, indah

kebersamaan memberi kehangatan

cerita melengkapi kehebatan

berkorban menumbuhkan kasih sayang

bagai saudara, melebur dalam ketulusan

bagai kasta yang hilang, dilebur tawa

bagai magma yang menghambur, mengaduk rasa

“aku raja kau pun raja, aku bintang kau pun bintang”

belajar mengerti dan memahami.  belajar untuk menjadi ‘satu’

kepompong pun hanya bisa berbisik,

bisakah ulat, kau sedikit mengerti?

karena, itu butuh sebab

“persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu”

bagai cerita, tak terganti

selamanya setia, kekal abadi, tulus sejati

hakiki 

menurutmu….?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s